BAKSO

Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang lazim ditemukan pada masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari dagingayamikan, atau udang bahkan daging kerbau. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mibihuntaogetahu, terkadang telur dan ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan ataupun mal-mal. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi gorengnasi goreng, atau cap cai.

CARA MEMBUAT PENTOL BAKSO :

Bahan pentol bakso:

  • Daging sapi 1 kg, giling
  • Tepung kanji 50 g
  • Telur 1 butir
  • Lada bubuk 2 sdt
  • Garam 1 sdt
  • Bawang putih 4 siung, haluskan
  • Es batu 40 g, hancurkan
  • Air 2 L

Cara membuat pentol bakso:

  1. Masukkan daging sapi yang telah digiling ke dalam wadah, campurkan tepung kanji, telur, lada bubuk, garam dan bawang putih yang telah dihaluskan.
  2. Campur atau uleni dengan tangan atau bisa menggunakan alat sampai semua tercampur sempurna.
  3. Jika dirasa adonan masih lembek dan sulit dibentuk, maka bisa ditambahkan es batu secara perlahan sampai dirasa adonan bisa dibentuk.
  4. Rebus air dalam panci sampai mendidih.
  5. Ambil adonan daging dengan tangan lalu bentuk bulat baik dengan kedua tangan atau dengan satu tangan ditekan hingga adonan keluar melalui jari telunjuk dan jempol.
  6. Masukkan adonan yang telah terbentuk ke dalam air panas.
  7. Lanjutkan hingga semua adonan habis.
  8. Jika pentol telah mengapung maka pentol telah matang. Angkat.

sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3533818/3-cara-membuat-bakso-yang-dijamin-mudah-dan-rasanya-enak

KUE BIKANG

Adapun makanan khas banyuwangi lainnya yang bisa untuk Anda nikmati sebagai kudapan atau cemilan disore hari adalah dengan mencicipi bikang. Nah bikang ini merupakan makanan khas banyuwangi yang sangatlah lezat dan juga gurih. Bikang ini biasanya terbuat dari bahan baku seperti tepung beras, santan kelapa, tepung kanji, tepung terigu dan juga tambahan gula pasir.

Tahukah Anda jika bikang ini biasanya dibuat dengan cara dipanggang dengan menggunakan api yang kecil, sehingga nantinya pada bagian tepi dari bikang ini akan kecoklatan dan juga terasa renyah.

CARA MEMBUAT KUE BIKANG :

Siapkan bahan :

  • 250 gr tepung beras
  • 60 gr tepung terigu protein sedang
  • 25 gr tepung tapioka
  • 250 gr gula pasir
  • 750 ml santan kelapa kental
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
  • Pewarna makanan sesuai selera, untuk kali ini warna yang dipakai hijau dan merah

Cara membuat :

  1. Campurkan tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, dan gula pasir ke dalam wadah yang bersih.
  2. Langkah selanjutnya, masukkan santan dan daun pandan kedalam manci. Rebus menggunakan api kecil, sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah, aduk sampai mendidih.
  3. Masukkan setengah santan yang masih panas kedalam wadah yang berisi campuran tepung dan gula pasir, kemudian campur menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga rata dan tidak bergerindil. Lalu tuangkan lagi sisa santan, mixer lagi selama 15 menit atau hingga adonan tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu encer.
  4. Kemudian, bagi menjadi 3 bagian, yang pertama adonan putih, yang kedua beri warna merah, dan yang ketiga beri warna hijau.
  5. Langkah berikutnya, panaskan cetakan menggunakan api yang sedang, bisa menggunakan cetakang carabikang atau kue lumpur/ martabak mini. Pastikan cetakan benar-benar panas, tandanya jika dicipratkan air, air akan berbulir dan melompat-lompat. Jika cetakan tidak panas maka sarang tidak akan terbentuk.
  6. Tuangkan adonan secara berurutan sesuai selera, adonan yang pertama warna putih, dicampur dengan warna hijau dan merah, atau mau dasaran warna hijau, lalu dicampur dengan warna putih dan hijau.
  7. Biarkan adonan bikang berlubang-lubang dan permukaannya kering. Jika sudah matang angkat adonan dengan cara dicungkil perlahan-lahan agar kue mekar. Jika ingin mekar seperti mawar, setelah kue diangkat dari cetakan letakkan diatas botol, kemudian cetak tengahnya dengan tutup botol dan mekarkan bagian sisinya hingga Nampak seratnya. Lakukan sampai semua adonan habis.
  8. Jika adonan sudah matang semua, kue bikang siap dihidangkan. Paling enak makan selagi masih hangat.

DODOL SALAK

Jika biasanya Anda mendapati dodol wajik atau juga dodol nangka, maka saat ini Anda bisa mencicipi dodol salak. Ya, dodol salak merupakan salah satu makanan khas banyuwangi yang patut untuk Anda coba dan juga bisa Anda jadikan sebagai buah tangan alias oleh- oleh untuk kerabat Anda. Sesuai dengan namanya, dimana dodol salak ini terbuat dengan menggunakan bahan baku berupa salak. Teksturnya bisa dikatakan hampir mirip dengan jenis dodol lainnya hanya saja, rasanya sangatlah nikmat dan juga legit dan juga khas salaknya akan membuat Anda ketagihan.

CARA MEMBUAT DODOL SALAK :

Bahan-bahan untuk membuat dodol salak:
a. Daging buah salak pondoh
b. Gula merah / gula jawa
c. Gula pasir
d. Tepung beras ketan
e. Kelapa
f. Air
g. Plastik

Cara Membuat Dodol Salak :

  • Parut kelapa dan ambil santan kental sebanyak 2 liter dan santan encer 0,5 liter
  • Masukkan gula merah ke dalam santan kental dan panaskan selama ± 1 jam hingga menjadi jladren kemudian masukkan gula pasir kemudian aduk sampai larut dan rata
  • Campurkan santan encer dengan tepung bares ketan aduk hingga homogen
  • Masukkan landan tepung ke dalam adonan jladren
  • Daging buah salak yang sudah dicuci bersih, dicacah menggunakan blender
  • Campurkan hasil blenderan daging buah salak pondoh dengan adonan gula dan tepung
  • Masak diatas api yang menyala sedang selama ± 4 jam sambil terus diaduk
  • Angkat dan dinginkan
  • Cetak dan bungkus dengan plastik

JENANG

Tak hanya sampai disitu saja Anda juga bisa menukmati makanan atau juga cimilan yang legit dan juga manis yaitu berupa jenang. Jenang yang nantinya bisa Anda nikmati juga bervarian seperti halnya jenang bedil, jenang selo dan juga jenang mutioro. Rasanya yang legit serta tekturnya yang lembut tentu saja bisa memanjakan lidah siapa saja yang mencicipinya. Selain itu tahukah Anda jika Anda juga bisa mencicipi jenang ini dengan beraneka ragam toppinya yang sangatlah nikmat.

CARA MEMBUAT JENANG :

Bahan-Bahan:

  • wijen yang sudah disangrai 200 gr
  • tepung ketan sebanyak 300 gr
  • 1 kg tepung beras
  • 2 kg gula merah ( diiris tipis-tipis )
  • 500 gr gula pasir
  • santan 2 liter yang kental
  • canili bubuk 1 sendok teh
  • 1 bungkus agar-agar bubuk

Cara Membuat Jenang :

  • Bahan yang telah tersedia disiapkan dulu didekat wajan untuk segera diolah.
  • Campurkanlah tepung ketan dengan tepung beras menjadi satu kemudian dilarutkan dengan sedikit santan.
  • Lalu sisa santan yang masih banyak segera direbus diatas wajan besar dan aduk aduk sampai hangat.
  • Masukkanlah gula merah dan gula pasir kedalam santan rebus.
  • Tambahkanlah sedikit garam dan vanili bubuk lalu diaduk hingga gula larut.
  • Masukkanlah larutan tepung kedalam bahan yang direbus.
  • Aduk-aduk terus hingga mengental lalu masukkan agar-agar bubuk.
  • Aduk lagi hingga jenang benar-benar matang dan tidak lengket ditangan.
  • Angkatlah jenang yang sudah matang lalu masukkan kedalam nampan plastik atau wadah yang lain.
  • Taburi dengan wijen dibagian bawah dan atasnya hingga benar-benar merata
  • Tunggu hingga jenang menjadi dingin dan siap dipotong.
  • Kemas atau bungkus dengan plastik ukuran kecil lalu disajikan.

SUMPING ATAU NAGASARI

Terbuat dari pisang yang dicampur dengan tepung beras, gula pasir, santan kelapa, pandan, dan tambahan garam, makanan basah khas Banyuwangi ini rasanya sangatlah lezat. Diolah dengan cara dikukus dan dibungkus dengan daun pisang tentunya membuat makanan ini cocok dijadikan cemilan saat ada tamu berkunjung ke rumah. Sayangnya sumping atau nagasari hanya bisa kamu temui di Banyuwangi atau beberapa daerah lainnya di Indonesia.

CARA MEMBUAT SUMPING ATAU NAGASARI :

Bahan-bahan

20 bh

  1. 🍌 Bahan A:
  2. 250 gr tepung beras
  3. 125 gr gula pasir
  4. 1/2 sdt garam halus
  5. 650 ml santan kental matang
  6. 2 lembar daun pandan wangi
  7. 🍌 Bahan B:
  8. 100 gr tepung tapioka
  9. 200 ml santan kental
  10. 🍌 Bahan isian
  11. 5 bh pisang raja
  12. 🍌 Daun pisang untuk membungkus

Langkah

60 menit

  1. Siapkan tepung beras, gula & garam, timbang sesuai resep, masukkan dlm wajan  
  2. Siapkan 650 santan. Caranya aku rebus dl santan yg banyak kmdn setelah agak dingin diambil bagian kentalnya (atasnya) aja & ukur sesuai resep. Masukkan santan pd campuran tepung & gula garam, aduk hingga semua tepung larut (tdk ada gumpalan),masukkan daun pandan.  
  3. Jerang diatas api sedang hingga mengental smbl diaduk terus, kmdn kecilkan apinya & masak terus hingga kalis (tdk lengket diwajan). Matikan api.  
  4. Sementara itu campur bahan B aduk hingga larut, masukkan kedlm adonan bahan A. Aduk hingga tercampur rata kmdn nyalakan kembali apinya kecil saja.  
  5. Masak sambil terus diaduk hingga kalis kembali. Foto blm kalis ya…  
  6. Hingga kalis, matikan api dan dinginkan  
  7. Siapkan pisang untuk isian  
  8. Siapkan daun pisang untuk membungkus, lap kedua sisinya hingga bersih. Kalau perlu kukus dl hingga layu spy tdk mudah sobek saat ditekuk  
  9. Ambil adonan tepung secukupnya letakkan pd daun kmdn pipihkan dg bantuan solet, beri pisang   
  10. Gulung daunnya, seret kan (bahasa planetnya keluar 😂) & tekuk kedua ujungnya   
  11. Tata pd kukusan & kukus min 30menit  
  12. Setelah 30mnt, angkat dr kukusan. Selagi panas lap daunnya sambil dirapikan bentuknya 
  13. Biarkan dingin & sajikan  

SUMBER : https://cookpad.com/id/resep/2534807-nagasari-resep-mama

LADRANG SABRANG

Kue ladrang merupakan salah satu jajanan kue kering khas kota Banyuwangi. Kue ini terbuat dari ubi ungu yang sudah dikukus kemudian dicampurkan dengan tepung kanji dan bahan lainnya sehingga menghasilkan citarasa yang gurih, enak dan renyah sangat cocok sekali dijadikan cemilan santai bersama keluarga Anda. Nah, bagi Anda yang tertarik ingin membuatnya sendiri dirumah. berikut kami bagikan resepLadrang Ubi Asli Enak dan Renyah untuk Anda. Simak berikut resep nya!

Bahan-bahan yang diperlukan:

1 kg ubi jalar

250 g tepung kanji

1 butir telur

Gula pasir secukupnya

Minyak untuk menggoreng, secukupnya

Cara Membuat  :

1.      Cuci bersih ubi ungu tersebut, kupas kulitnya dan kukus hingga matang dan lunak.

2.      Setelah matang, ambil ubi dan hancurkan ubi yang telah dikukus tadi dengan cara ditekan – tekan agar ubi menjadi agak hancur/ lumat.

3.      Siapkan wadah dan masukkan telur dan gula ke dalam wadah dan kocok agar merata

4.      Setelah itu masukkan ubi ungu yang telah dihancurkan tadi ke dalam kocokan telur dan aduk kembali dengan pelan – pelan hingga adonan merata.

5.      Kemudian masukkan tepung kanji sedikit demi sedikit ke dalam adonan kue sambil diaduk pelan – pelan atau diuleni hingga adonan menjadi kalis.

6.      Ambil adonan dan cetak dalam cetakan ladrang atau menggunakan cetakan lainnya yang berukuran kecil.

7.      Goreng adonan kue yang telah dicetak tadi dalam minyak panas hingga kue menjadi matang. Angkat

8.      Kue Ladrang Ubi Asli Enak dan Renyah siap disajikan.

SUMBER : https://budaya-indonesia.org/Ladrang

NASI KALAK KHAS BANYUWANGI

BANYUWANGI terkenal dengan beragam makanan tradisonalnya. Sebut saja di antaranya yang terkenal ada nasi tempong, rujak soto, sego cawuk, dan pecel rawon.

Selain itu, ada jenis nasi campur lagi yang tak boleh terlewatkan. Namanya nasi kalak. Nasi kalak dicampur dengan mie kuning sehingga penampilannya sangat berbeda dari kebanyak olahan nasi.

Nasi kalak bercita rasa sangat pedas dari sambal yang dinakaman sesuai nama makanan ini, yaitu sambal kalak. Sedangkan campuran dalam nasi ini yaitu serundeng, sayuran, mie kuning, sambal, dan lauk pauk. Lauk pauknya ada tahu atau tempe dan daging cincang atau daging suir.

cara membuat nasi kalak :

Bahan-bahan:

– 3 piring nasi putih

– 2 ekor ikan pindang salem (bisa diganti ikan tongkol segar)

– Minyak goreng secukupnya

– 3 btg daun bawang

– 1 ikat daun kemangi

– Daun pisang untuk membungkus secukupnya

– Tusuk gigi untuk menyemat secukupnya


Bahan sambal:

– 8 bh cabai merah besar

– 4 bh cabai rawit merah (sesuai selera)

– 2 bh bawang putih

– 6 bh bawang merah

– 2 sdt terasi bakar (matang)

– 1 bh tomat sambal

– Garam secukupnya

– Gula pasir secukupnya

– 4 bh jeruk limau (biasa untuk bumbu siomay)


Langkah:

1. Bersihkan ikan pindang salem, belah 2 buang bag hitam dan duri nya. Goreng tidak terlalu kering. Kemudian suwir kasar dan sisihkan

2. Haluskan semua bahan sambal dan beri perasan jeruk limau. sesuaikan rasanya. Rasa dari sambel kalak ini asin asem dan manis. jika sudah pas rasanya, siram dengan sedikit minyak panas sisa penggorengan ikan

3. Campur ikan suwir dengan bahan sambal, daun kemangi dan daun bawang. Saya menyisakan sedikit sambal untuk di campur dengan nasi, agar lebih cantik dan nikmat

4. Ambil daun pisang beri nasi, tambahkan campuran ikan diatasnya. Kemudian bungkus seperti pepes dan panggang diatas teflon. Nasi bakar bumbu kalak siap dinikmati dengan penyajian yg cantik sesuai selera.

PIA GLENMORE KHAS BANYUWANGI

Selama ini pia paling sohor adalah pia asal Yogyakarta. Akan tetapi kini ada pia lain, dari Glenmore. Kendati sama-sama pia, keduanya dijamin berbeda. Bukan saja dari citarasanya, namun juga ukuran dan selalu disajikan hangat karena baru saja keluar dari tungku pemanggangan.  

Warna kulit  kue pianya kuning kecoklatan karena panas oven menggugah selera untuk segera mencicipi kue itu. Tidak seperti pia kebanyakan yang berbentuk bulat, Pia Glenmore sengaja dibentuk lonjong gemuk dan empuk dipegangnya. Kulit pia nya yang terbuat dari tepung  sangat lembut digigit dan kulit luarnya langsung rontok. Isi kacang hijaunya sangat terasa. Terdapat berbagai varian isian dari Pia Glenmore yaitu kacang merah, pandang , keju , coklat, durian, ayam, strawberry, kurma capucino dan pisang keju.

Untuk harganya  Bakpia ini di jual Rp 1.500/biji. api yang paling favorit dibeli adalah rasa kacang hijau. Setiap kotaknya berisi 15 biji Bakpia pembeli bisa memilih sendiri rasa yang di inginkan. Pia Glenmore ini sangat cocok di makan dengan secangkir kopi atau teh hangat.

Resep Membuat Pia Glenmore :

Bahan Kulit:
500 terigu
100 g gula halus
220 ml air
100 g mentega
1 sdt garam
250 g terigu
120 g minyak goreng
1 butir kuning telur untuk olesan

Bahan Isi:
150 kacang hijau kupas
100 g gula halus
1/2 sdt vanili
1/2 sdt garam

Cara Membuat:
1. Kukus kacang hijau hingga matang.
2. Masukkan gula halus, garam dan vanili. Haluskan, bentuk bulat sebesar kelereng dan sisihkan.
3. Campur 500 g terigu, gula halus, air, mentega, dan garam hingga membentuk adonan yang dapat dipulung.
4. Pulung adonan sebesar bola bekel dan sisihkan.
5. Campur 250 g terigu dan minyak goreng hingga rata.
6. Gilas adonan yang telah dipulung. Tuang beberapa sendok campuran tepung dan minyak. Gulung, gilas hingga setebal 105 cm.
7. Isi dengan kacang hijau dan bentuk bulat dengan lipatan bagian bawah.
8. Atur dalam loyang, olesi bagian atas dengan kuning telur. Panggang dalam oven hingga matang.
9. Angkat dan sajikan.

sumber : https://ksmtour.com/pusat-oleh-oleh/oleh-oleh-khas-banyuwangi/pia-glenmore-begitu-digigit-bikin-ketagihan.html & https://bankresep.wordpress.com/2007/03/22/bakpia-isi-kacang-hijau/

UNTIR-UNTIR KHAS BANYUWANGI

Kue untir-untir adalah merupakan kue kering yang sangat enak sebagai camilan dirumah, atau untuk hidangan para tamu dan juga menjadi salah satu hidangan untuk hari lebaran sebagai menu kue kering tradisional. Kue ini terbuat dari adonan terigu dan bisa terbentuk seperti demikian karena adonan tersebut ketika masih mentah dibentuk dengan cara dipelintir.

Kue untir untir ini mudah untuk bisa kita dapatkan dipasar-pasar tradisional maupun toko kue dengan harga yang terjangkau, dan ada yang berukuran cukup besar maupun berukuran kecil. Sedangkan jika dilihat dari rasanya agak manis sehingga tidak heran jika banyak yang suka dengan kue seperti ini.

CARA MEMBUAT KUE UNTIR-UNTIR :

Bahan-bahan

  1. 2 butir telur
  2. 350 gr tepung terigu
  3. 100 gr gula
  4. 100 gr mentega (saya pakai blueband cake and cookies)
  5. 1/2 sdt garam
  6. 1/4 sdt soda kue

Langkah

  1. Kocok telur, garam,dan gula hingga tercampur rata. Sisihkan.  
  2. Campur tepung terigu, soda kue dan mentega, tuang kocokan telur, aduk dan uleni.  
  3. Gilas adonan menggunakan rolling pin dan dialasi dg plastik. Potong2 memanjang.  
  4. Cara membuat pluntir yg saya pelajari dulu waktu msih kerja, tekuk adonan menjadi 2, ujung dg ujung pangkalnya jgn sampai putus, lalu plintir ujungnya membentuk tambang lalu sematkan pada pangkal yg menyerupai huruf o. (Maaf ya karna gk ada yg pegangin hapenya jadi gk bsa fotoin stepnya pas mlintir).  
  5. Goreng dalam minyak panas hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.  

SUMBER : http://kiostips.blogspot.com/2013/01/tentang-kue-tambang-aka-untir-untir-dan.html & https://cookpad.com/id/resep/5077615-124-kue-tambang-aka-pluntiran-untir2?via=search&search_term=untir%20untir

SAVANA CAKE KHAS BANYUWANGI

Terinspirasi dari padang savana yang tersohor yang ada di Taman Nasional Baluran dan Taman Nasional Alas Purwo, Savana Cake dapat menjadi alternatif oleh-oleh khas asal Banyuwangi ketika Toppers mengunjungi Banyuwangi.

Kue yang satu ini berbahan dasar pisang yang disulap menjadi berbagai warna. Uniknya, nama kue yang memiliki 5 varian ini diambil dari nama beberapa destinasi wisata, yaitu Savana Red Island, Savana Green Bay, Savana Blue Fire, Savana Sunrise of Java dan Savana Wedi Ireng.

Penyanyi dangdut asal Kabupaten Banyuwangi, e (30) membuka usaha kue Savana Cake di kota kelahirannya. Kue berbahan dasar pisang tersebut, disajikan dengan toping serupa destinasi wisata di Banyuwangi.

Nama Savana, kata Fitri terinspirasi dari padang savana yang indah di Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Baluran. Sementara bentuk cake atau kue-nya didesain serupa destinasi wisata Banyuwangi. Ada bentuk Pantai Pulau Merah, Teluk ijo, Wedi Ireng, dan Blue Fire Gunung Ijen.

“Jadi ketika makan Savana Cake Pulau Merah, Teluk Ijo dan lainnya, seolah sudah serasa berada di sana,” ujar Fitri kepada Merdeka Banyuwangi, Minggu (20/8).

Perempuan yang dipilih menjadi Duta Pariwisata oleh Kementerian Pariwisata ini berharap bisa membantu mengenalkan destinasi wisata favorit di Banyuwangi. Sekaligus menyajikan oleh-oleh kue bagi wisatawan.

Apalagi kata Fitri, Tahun 1980-an, Banyuwangi dijuluki sebagai kota pisang. Dari kuenya yang berbahan pisang, dia juga berupaya mengenalkan kembali.

“Jadi dengan makan savana cake, pengunjung bisa bernostalgia dengan kejayaan Banyuwangi yang dulunya terkenal dengan sebutan kota pisang,” terangnya perempuan kelahiran 1987 ini.

Banyuwangi Savana Cake, saat ini sudah buka di Jalan Letjen S Parman No 26, Kelurahan Sobo, Kabupaten Banyuwangi. Fitri, mengusung tagline ‘Seru Enjonge’ dalam usahanya yang berarti ‘Keterlaluan Nikmatnya’.

“Seru Enjonge itu bahasa Using, agar menjadi ciri khas Banyuwangi,” ujar adik dari Nini Carlina tersebut.

Sumber : https://banyuwangi.merdeka.com/kuliner/savana-cake-oleh-oleh-banyuwangi-dari-fitri-carlina–170821d.html