RENGGINANG KHAS BANYUWANGI

Camilan ringan dari beras ketan ini populer di Jawa. Rasanya renyah garing. Ada yang gurih dan ada yang manis. Selain di Jawa Tengah, Banyuwangi juga punya camilan ini. Hanya saja rasa dan tampilannya sedikit berbeda.

Awalnya rengginang atau rangginang dibuat dari beras ketan yang sudah dikukus matang dan tak habis dimakan. Kemudian ketan sisa ini diaduk dengan sedikit garam. Dibentuk menjadi bundaran dan dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Selanjutnya digoreng dalam minyak panas dan banyak hingga menegmbang dan kering.

Namun lama kelamaan penganan ini dibuat secara khusus dari ketan kukus. Bukan dari ketan sisa atau yang tak habis dimakan. Rasanya juga tidak hanya yang gurih tetapi juga ada yang manis. Juga ada rasa terasi, udang, ikan dan cumi-cumi.

Di daerah Jawa Barat dan Jawa Timur rengginang dicetak dengan cetakan khusus bentuknya bundar dengan cekungan di bagian tengah karena ditekan-tekan hingga agak cekung. Setelah matang rasanya agak keras.

Berbeda dengan rengginang khas Banyuwangi yang bentuknya bundar alami dan datar. Karena tidak dicetak dengan cetakan khusus tetapi dengan tangan. Bentuknya bundar pipih alami. Saat digoreng akan mekar merata dan rasanya lebih renyah ringan.

Proses pengeringan juga tidak dilakukan di bawah sinar matahari lagi tetapi memakai oven. Hasilnya lebih kering merata dan mengembang sempurna saat digoreng. Cita rasanya juga beragam. Ada rasa cumi, terasi, udang atau bawang putih.

Rengginang mentah atau belum digoreng ini harganya Rp. 25.000 per kilogram. Bisa didapat di pasar tradisional atau di Pusat Oleh-oleh Sherly. Juga tersedia dalam keadaan sudah digoreng atau siap santap.

Bahan

250 gram beras ketan

Air (kurang lebih 100 ml)

Bumbu

Garam (secukupnya)

2 siung bawang putih (haluskan)

1 sdt terasi bakar (haluskan)

Cara Membuat

1. Rendam beras ketan kira-kira selama 30 menit. Jika sudah, angkat lalu tiriskan.

2. Siapkan panci untuk mengukus ketan yang sudah ditiriskan. Kukus beras ketan kira-kira selama 15 menit. Jika sudah, angkat beras ketan dan sisihkan sebentar.

3. Di panci berbeda, rebus air dan tambahkan garam, bawang putih serta terasi. Rebus semua bahan ini hingga larut dan air mendidih.

4. Ketika air sudah mendidih, masukkan beras ketan ke dalam panci dan rebus sebentar sambil diaduk hingga air asat (cukup kering).

5. Selanjutnya, kukus lagi beras ketan yang telah direbus hingga matang dan ketan empuk. Jika sudah, angkat dan cetak ke dalam loyang. 

6. Anda bisa mencetak rengginang dengan bentuk bulat, kotak atau segitiga dan sesuai selera. 

7. Jemur rengginang di bawah sinar matahari langsung hingga kering. Biasanya, bila matahari terik rengginang ini bisa kering hanya dalam satu hari saja.

8. Jika rengginang sudah kering dan suhunya dingin,anda dapat menggorengnya. Goreng rengginang hingga warnanya kuning kecokelatan dan sajikan untuk keluarga tercinta.

Itulah bagaimana resep membuat rengginang sebagai sajian lebaran. Resep yang sangat mudah bukan? Selamat mencoba resep ini dan selamat menyambut lebaran bagi anda yang beragama muslim.  Untuk anda yang hari ini puasa, selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga, informasi ini bermanfaat.

sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-2903193/kriuk-rangginang-renyah-ringan-khas-banyuwangi


Leave a comment