KUE BIKANG

Adapun makanan khas banyuwangi lainnya yang bisa untuk Anda nikmati sebagai kudapan atau cemilan disore hari adalah dengan mencicipi bikang. Nah bikang ini merupakan makanan khas banyuwangi yang sangatlah lezat dan juga gurih. Bikang ini biasanya terbuat dari bahan baku seperti tepung beras, santan kelapa, tepung kanji, tepung terigu dan juga tambahan gula pasir.

Tahukah Anda jika bikang ini biasanya dibuat dengan cara dipanggang dengan menggunakan api yang kecil, sehingga nantinya pada bagian tepi dari bikang ini akan kecoklatan dan juga terasa renyah.

CARA MEMBUAT KUE BIKANG :

Siapkan bahan :

  • 250 gr tepung beras
  • 60 gr tepung terigu protein sedang
  • 25 gr tepung tapioka
  • 250 gr gula pasir
  • 750 ml santan kelapa kental
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
  • Pewarna makanan sesuai selera, untuk kali ini warna yang dipakai hijau dan merah

Cara membuat :

  1. Campurkan tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, dan gula pasir ke dalam wadah yang bersih.
  2. Langkah selanjutnya, masukkan santan dan daun pandan kedalam manci. Rebus menggunakan api kecil, sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah, aduk sampai mendidih.
  3. Masukkan setengah santan yang masih panas kedalam wadah yang berisi campuran tepung dan gula pasir, kemudian campur menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga rata dan tidak bergerindil. Lalu tuangkan lagi sisa santan, mixer lagi selama 15 menit atau hingga adonan tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu encer.
  4. Kemudian, bagi menjadi 3 bagian, yang pertama adonan putih, yang kedua beri warna merah, dan yang ketiga beri warna hijau.
  5. Langkah berikutnya, panaskan cetakan menggunakan api yang sedang, bisa menggunakan cetakang carabikang atau kue lumpur/ martabak mini. Pastikan cetakan benar-benar panas, tandanya jika dicipratkan air, air akan berbulir dan melompat-lompat. Jika cetakan tidak panas maka sarang tidak akan terbentuk.
  6. Tuangkan adonan secara berurutan sesuai selera, adonan yang pertama warna putih, dicampur dengan warna hijau dan merah, atau mau dasaran warna hijau, lalu dicampur dengan warna putih dan hijau.
  7. Biarkan adonan bikang berlubang-lubang dan permukaannya kering. Jika sudah matang angkat adonan dengan cara dicungkil perlahan-lahan agar kue mekar. Jika ingin mekar seperti mawar, setelah kue diangkat dari cetakan letakkan diatas botol, kemudian cetak tengahnya dengan tutup botol dan mekarkan bagian sisinya hingga Nampak seratnya. Lakukan sampai semua adonan habis.
  8. Jika adonan sudah matang semua, kue bikang siap dihidangkan. Paling enak makan selagi masih hangat.

Leave a comment